
Konsultasi persiapan studi ke luar negeri
SERIUS: Konsultasi persiapan studi ke luar negeri
GUNUNGSARI, SMAN Umbulsari Jember – Ketertarikan murid SMAN Umbulsari Jember untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri mulai diarahkan pada persiapan yang lebih personal dan konkret. Melalui Tim Go International, sekolah membuka ruang konsultasi persiapan studi ke luar negeri bagi murid, dengan prioritas utama kelas XII juga terbuka bagi siswa kelas XI dan X.
Kegiatan konsultasi ini menjadi tindak lanjut dari pengenalan program studi dan peluang pendidikan di luar negeri yang sebelumnya telah disampaikan alumni dalam tajuk acara “Berbagi Pengalaman Kuliah di China” bulan lalu (3/8). Sebelum sesi konsultasi dimulai, murid telah memperoleh apersepsi melalui materi dan presentasi yang dibagikan sebelumnya tentang kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi di Tiongkok.
Dalam sesi konsultasi, murid dapat menyampaikan ketertarikan, pilihan jurusan, maupun hal-hal yang masih ingin diketahui terkait rencana melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Hal ini penting terutama bagi siswa kelas XII yang mulai berada pada tahap menentukan komitmen pilihan pendidikan setelah lulus, sekaligus menjadi langkah awal bagi siswa kelas XI dan X untuk mempersiapkan diri lebih dini. Dalam sesi tersebut Bu Nastiti Kusumaningtyas, S.Pd menyampaikan bahwa kelas XI bisa mempersiapkan ujian (Chinese Scholastic Competency Assessment) CSCA beserta biayanya. Materi CSCA terdiri dari soal Matematika (berbahasa Inggris) dan Bahasa Inggris, yang mana skornya berlaku dalam kurun waktu dua tahun.
Sehingga sudah tepat jika kelas XI mempersiapkan CSCA Juli 2027. Ketika lulus SMA, murid bisa fokus melengkapi berkas-berkas lainnya.
Sedangkan kelas XII mempersiapkan diri di bulan Oktober 2026.
Dalam materi tersebut, Bu Anna Sofyana, S.Pd juga memperkenalkan ragam jurusan yang paling diminati pelajar dari Indonesia. Salah satunya International Trade, Business Administration, International Business, dan Marketing. Beasiswa pun beragam, ada tipe A hingga D. Tipe A, beasiswa penuh hingga biaya hidup. Apalagi kemampuan bahasa Mandarin bagus, akan memiliki beasiswa lebih dari beasiswa mahasiswa berkemampuan bahasa Inggris. Tipe C masih tergolong lumayan karena biaya kuliah ditanggung. Namun, biaya hidup menggunakan dana mandiri. Beliau juga memaparkan bahwa ada dua cara melanjutkan studi ke luar negeri yaitu jalur mandiri maupun jalur agensi dimana jalur agensi sendiri memiliki tipe A sampai tipe C.
Antusiasme murid mulai terlihat dari adanya umpan balik terkait pilihan jurusan. Salah satunya disampaikan oleh Mutiara Farisa kelas X1.9 yang mengaku telah mantap dengan pilihan International Trade sebagai bidang studi yang ingin ditempuh di Tiongkok. Walaupun siap pula dengan segala hal-hal yang tidak sesuai ekspektasi baginya.
Konsultasi berlangsung dalam dua sesi, yakni sejak istirahat pertama hingga selesai untuk kelompok murid yang sudah ditentukan. Sesi dilanjutkan pada istirahat kedua hingga selesai dengan kelompok murid berikutnya yang sudah mengisi daftar ketersediaan konsultasi.
Pembagian waktu tersebut memberikan kesempatan kepada murid menyampaikan rencana mereka dalam suasana konsultasi yang lebih terarah.
Pilihan tersebut menunjukkan bahwa informasi yang sebelumnya diberikan mulai membantu murid memperjelas arah pendidikan yang ingin mereka tuju. Bagi Tim Go International, proses tersebut menjadi bagian penting dari pendampingan, karena kesiapan studi ke luar negeri tidak hanya berkaitan dengan keberanian untuk bermimpi, tetapi juga dengan kemampuan menentukan pilihan dan mempersiapkannya sejak dini.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen SMAN Umbulsari Jember dalam membangun wawasan global, setelah sebelumnya mendapatkan inspirasi dari pengalaman-pengalaman para alumni yang telah menempuh pendidikan di luar negeri. Murid kini didorong untuk bergerak dari sekadar memiliki cita-cita, menuju langkah persiapan yang lebih nyata. (tof)