
Mahasiswa PPL merancang dan meluncurkan program PELITA (Pendampingan Literasi Hijaiyah Tahap Awal). Pada eksekusi perdana, pendekatan emosional menjadi kunci utama.
Selama hampir dua jam yang krusial hingga pukul 11.30 WIB, ruang BK berubah menjadi medan perang melawan kebuntuan pikiran. Tercatat lebih dari 100 siswa mengantre bergantian demi mengonfirmasi ulang jurusan dan universitas pilihan mereka agar tidak saling berbenturan.
Puskesmas masih mendatangi dua sekolah hinga kini tetapi tidak menutup kemungkinan akan menjadi “teman peduli” di sekolah-sekolah lainnya. Puskesmas mendatangi sekolah karena selain tempat menuntut ilmu, bagi sebagian remaja, tempat ini juga bisa menjadi ruang yang penuh tekanan. Dengan waktu belajar di sekolah yang semakin lama, mereka harus berhadapan dengan kompleksitas masalah pergaulan, drama percintaan, hingga tuntutan akademik. Tekanan-tekanan inilah yang membuat kelompok usia ini memilik
Murid SMA Negeri Umbulsari mengunjungi Jawa Pos Radar Jember dan Radio Prosalina Jember untuk belajar langsung tentang pengelolaan media, produksi konten, dan penyiaran.
Momentum Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW SMAN Umbulsari Jember
Konsultasi persiapan studi ke luar negeri